air terjun tuwondo piyungan

Air Terjun Musiman di Bantul, Grojogan Tuwondo

Didaerah Piyungan Bantul yang tidak jauh dari Puncak Sosok Gebang / Puncak Gebang. Terdapat air terjun yang begitu asik di kunjungi apalagi untuk motret long exposure bagi pecinta fotografer landscape. Air terjun yang saya maksud adalah Grojogan Tuwondo.

Grojokan Tuwondo berlokasi di Lemah Abang, Banyakan, Sitimulyo, Ngablak, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, DIY. Lokasi yang sangat epic dan biasanya menjadi jalur para pecinta sepeda, karena begitu banyak hamparan sawah yang menyejukkan hati.

Oh iya ini air terjun termasuk air terjun musiman, yang akan banyak debit airnya di musim hujan sedangkan kalau disaat musik kemarau ya bisa-bisa tidak ada air. Sedangkan saat saya mengunjungi sore hari (03/03/2019) melakukan hunting bareng motret, debit air terjun sedang banyaknya.

Apabila anda melihat rute dari google maps sebaiknya dilanjutkan untuk tanya ke warga agar tidak salah jalan. Namun dalam google juga sudah begitu jelas dengan rute yang di tunjukkan.

Air Terjun Grojogan Tuwondo ini berada di sebelah utara Tempat Pembuangan Sampah Akhir Piyungan yang bisa kemungkinan akan ada angin yang menuju ke utara membuat bau sampah yang sangat menyengat kadang menghampiri air terjun ini. Selain itu air dari Grojogan Tuwondo ini keruh, kalau sebatas untuk foto-foto cukup menarik sedangkan untuk bermain ciblon (berenang) saya rasa tidak di rekomendasikan.

View this post on Instagram

A post shared by © Nasrul Ma Arif | Lensanasrul (@lensanasrul) on

Saat saya kesini lokasi sangat memprihatinkan, mungkin pemikiran masyarakat sekitar, karena air terjun yang musiman membuat lokasi ini tidak begitu memiliki potensi yang baik. Untuk sampai lokasi ini pun nanti akan melewati rumah yang berdekatan dengan kandang sapi.

Perjalanan menuju Air terjun grojogan tuwondo juga perlu hati-hati karena jalan yang berlumpur dan akses yang masih di bilang masih belum begitu baik, dari tempat parkir sampai lokasi air terjun.

Karena tujuan kita hanya hunting foto tempat mumpung di musim hujan. Jalan yang sulit pun kita trabas demi mendapatkan foto yang diinginkan. Dengan durasi jalan kaki tidak lebih dari 20 menit kami pun sampai di lokasi.

Motret Grojogan Tuwondo bareng Mbah Heru Subekti
Motrer Grojogan Tuwondo bareng Febri
Diriku sendiri ikut mejeng

Yap, itulah beberapa foto yang bisa memberikan gambar secara 2 dimensi dan anda akan melihat sendiri bagaimana perbedaan dari foto ini dengan secara langsung.

Saya di lokasi ini pun tak begitu lama, hanya menikmati gemricik air dan mencari spot foto terbaik agar masuk frame dalam kamera. Waktu menunjukkan pukul 5 sore lebih, kami beranjak keluar dari kawasan air terjun Tuwondo dan melanjutkan menuju Puncak Sosok untuk menikmati matahari terbenam sambil mendengarkan live music.

Yang perlu di perhatikan apabila anda menuju air terjun / grojogan Tuwondo.

  1. Pakailah alas kaki yang tidak licin
  2. Pakai masker untuk mengatisipasi bau dari TPSP melewati kawasan air terjun
  3. Bawa obat anti nyamuk
  4. Behati-hatilah dalam melangkah

Semoga artikel pengalaman ini bermanfaat untuk kalian semua yang akan berkunjung ke lokasi ini.

Read :  Candi Abang, dan Keindahan Dari Atas Bukit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *