Minggu Wage, Jadwal Sakral Untuk Komunitas Sepeda Pitnik Jogja

Minggu Wage, Jadwal Sakral Untuk Komunitas Sepeda Pitnik Jogja

Lensanasrul.com – Kring Kring Kring…. itulah kesibukan ku di hari minggu selain menikmati jalan-jalan tanpa arah. Bersepeda menjadi salah satu alternatif menikmati hari minggu dan bisa jepret sana sini tanpa terhalang rambu-rambu lalu lintas.

Nah hari ini, 11/09/2016 pas di Hari Minggu, dan Pas Pasaran Jawa “Wage” menjadi acara sakralnya Gowes Bareng Para Komunitas Pitnik. Komunitas Pitnik adalah sakah satu dari sekian Komunitas sepeda yang ada di yogyakarta, mereka para penikmat sepeda bukan hanya mencari kesehatan namun juga mencari kenikmatan.

Minggu Wage menjadi acara sakral mereka dengan melalukan gowes bareng bukan hanya komunitas Pitnik saja, mereka juga mengajak komunitas lain untuk bergabung, acara yang sakral (biar keliatan wah saja di tulis sakral) ini menjadi acara rutin tiap bulan, Gowes Bareng Minggu Wage.

Nah ini merupakan perdana buat saya untuk mencoba ikut di Gowes Bareng Minggu Wage. Rute kali ini dengan titik kumpul Tugu Yogyakarta, menuju, jl.Mangkubumi, jl.Malioboro, Nol KM, Alun-Alun Utara, Ngasem, Alun-Alun Selatan, Krapyak, Jl.Parangtritis, Prawirotaman, Jl.Mentri Supeno, XT Square, Jl.Pramuka, Jl.Tegal Gendu dan diakhiri di Masjid Kota Gede. Semua informasi rute ini sudah di publikasi sebelumnya di akun facebook resmi mereka Komunitas Pitnik Jogja.

Spot foto yang menjadi andalan untuk Gowes kali ini di Museum Benteng Vredeburg dan Masjid Kotagede. Perjalanan yang lancar membuat gowes kali ini terasa cepat dan puasa tak terasa sudah siang hari. Sekarang setalah artikel ini di tulis saya hanya akan bersantei-santei menikmati tiduran di kamar dan menonton televisi.

pitnik jogja

masjid agung kotagede

pitnik jogja

pitnikjogja

Ini adalah beberapa foto dari sekian foto yang telah saya potret, dari pertama nampak rasa kekeluargaan yang sangat erat untuk para pecinta sepeda, bukan hanya mencari kesehatan juga mencari kenikmatan dalam menjelajah kota sambi mencari rasa persaudaraan. Selanjutnya ke 2 nampak canda tawa terasa lebih dekat. Ternyata tidak hanya laki laki yang gowes, perempuan atau yang katanya srikandi sepeda ini juga ada dan terus ikut memeriahkan Gowes Minggu Wage. Dan yang terakhir, saat komunitas Pit Community berfoto dan lainnya ikut berfoto bareng.

BACA JUGA :  HARI BUMI : Tanam Pohon Daripada Tanam Beton

Pokoknya seru, tidak ada halangan untuk berteman, bersepeda bareng yang penting di satu tujuan “POSITIF”.

Previous Kalau Ke Malang, Jangan Lupa Mampir Di Alun Alun Malang
Next Catat..! 8 Libur Panjang Di Tahun 2017

About author

Bang Nasrul
Bang Nasrul 251 posts

Seorang yang 70% kesibukan di depan komputer dan traveling menjadi salah satu cara menghilangkan rasa bosan. Tidak mahir berenang tapi senang kalau di ajak ke pantai.

View all posts by this author →

You might also like

Bersepeda Mengunjungi Museum Sekitar Jogja

etiap hari minggu beberapa bulan ini aku awali dengan bersepeda, tanpa arah yang penting bisa bersepeda menikmati alam dan kota. Namun berbeda untuk Minggu, 16 oktober 2016. Ada komunitas Night

Kini Malioboro Bersahabat Dengan Perjalan Kaki & Pesepeda

Suasana sore hari Malioboro Yogyakarta Lensanasrul.com – Malioboro kini telah di tata lebih nyaman, yang dulu banyaknya di sebelah timur ruangan pejalan kaki, tapi di gunakan untuk para tukang parkir.

HARI BUMI : Tanam Pohon Daripada Tanam Beton

Lensanasrul.com – Hari ini, 22 April 2016 tepat di Hari Bumi, yang biasanya di Hari Bumi ini kita atau beberapa orang yang peduli dengan Bumi kita ini akan mendukung atau

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply