Mengejar Terbitnya Matahari di Kebun Buah Mangunan

Mengejar Terbitnya Matahari di Kebun Buah Mangunan

Malam minggu hujan yang cukup deras membuat para remaja dewasa tidak bisa untuk pergi jalan-jalan di pinggir kota. Dari sinilah keniatan saya yang belum tercapai-capai yaitu melihat matahari terbit dari Kebun Buah mangunan akan saya selesaikan.

Kalau di baca-baca memang tidak nyambung antara hujan, malam minggu, dan melihat matahari terbit dari kebun buah mangunan. Saya jelaskan biasanya kalau sejak sore sampai malam hari hujan pasti saat matahari terbit itu pasti terang, ya itu pemikiran saya. Maka dari itu saya berniat dengan satu teman saya untuk berangkat habis sholat subuh untuk berangkat mengejar terbitnya matahari di kebun buah mangunan.

Tentang Kebun Buah Mangunan
Kebun buah mangunan berada di Mangunan, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul. Lokasi berjarak kurang lebih 15KM dari pusat kota Yogyakarta. Tempat wisata ini yang disuguhkan adalah pemandangan pegunungan seribu, kalau saya sendiri menyebutnya desa di atas awan. Sebenarnya di sini banyak buah-buahan tapi saya tidak terlalu mengamati karena tujuan saya adalah melihat matahari terbit dari puncaknya dan melihat awan yang berada di bawah.

Esok Hari, 8 Maret 2015
Dengan penuh semangat, bangun saat adzan subuh berkumandang langsung mengubungi teman dan tidak lupa untuk menunaikan ibadah sholat Subuh (wajib).

Saya persiapan sangat siap dari alat tempur untuk potret sebagai dokumentasi, ya juga untuk mengisi blog ini. Sampai rumah teman saya siap, namun kendala terjadi kunci sepeda motor tidak di temukan, kurang lebih 20menit mencari dengan hasil buntu.

sebelum berangkat mencoba kamera untuk perjalanan test di kampung sendiri di saat masih gelap

Memfoto bulan yang menyinari
Memfoto bulan yang menyinari

 

Matahari masih malu untuk muncul
Matahari masih malu untuk muncul
BACA JUGA :  Sunset Romantis di Bukit Teletubbies Jogja

 

Sorotan lampu jalan masih menerangi jalan
Sorotan lampu jalan masih menerangi jalan

 

Ikut nampang di saat matahari masih malu :D
Ikut nampang di saat matahari masih malu 😀

 

 Nampang dengan posisi berbeda
Nampang dengan posisi berbeda

Akhirnya meminjam sepeda motor dari keluarga teman saya. Fix.. dapat berangkat pukul 5.00 WIB lebih beli bengsin dan berangkat ngebut. Tambahan sebenarnya awan masih menutupi matahari sedikit kecewa namun tetap berangkat.

Foto saat mengisi bengsin, daripada menunggu tidak ada hasil menfoto tempat-tempat yang menarik

Jalan menuju kampung keparakan
Jalan menuju kampung keparakan

 

hehe inilah SPBU saya mengisi bengsin di sini SPBU jembatan tungkak
Ini gedung atau yang katanya rumah sakit baru di jogja
Ini gedung atau yang katanya rumah sakit baru di jogja

Rute
Perjalanan dari kota yogyakarta, melewati terminal umbulharjo keselatan mentok menuju jalur ke tempat wisata makam pahlawan imogiri, karena memang tempatnya di imogiri. Sebelum sampai di makam pahlawan ada pertigaan dan ada petunjuk arah ke Kebun Buah Mangunan. Kurang lebih 3-4KM dengan jalan naik turun kelok-kelok akan sampai di tempat/lokasi.

Tiket
Untuk tiket masuk tidak terlalu mahal dengan Rp.5.000/orang kalian akan melihat indahnya ciptaan Allah SWT,

Sampai di lokasi pas ramai banget, padahal masih pagi. Ternyata lokasi Wisata Taman Buah Mangunan ini banyak peminatnya datang pada pagi hari karena sama tujuannya yaitu memotret/memandang terbitnya matahari. Selain itu juga sedang diadakan makrab saya kurang tau dari mana, intinya banyak tenda-tenda gitu.

Dari tempat parkir sampai tempat pemantuan tidak cukup jauh, dan inilah hasil dari perjalanan kurang lebih 45menit dari kota Yogyakarta.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terima kasih sudah datang di blogku Lensa Nasrul lihat juga artikel lainnya yang seru dari perjalananku, semoga bermanfaat untuk perjalanan anda semua.

BACA JUGA :  Semangat Menuju Pantai Jungwok

Ada satu hal lagi, bahwa ini merupakan hasil yang belum maksimal, karena cuaca menurut saya masih belum bersahabat, masih keren lagi di saat cuaca sangat cerah.

Previous Menikmati Susu Murni Berbagai Rasa
Next Pantai Watu Lumbung, Pantai Snorkeling Tersembunyi di Gunung Kidul

About author

Bang Nasrul
Bang Nasrul 243 posts

Seorang yang 70% kesibukan di depan komputer dan traveling menjadi salah satu cara menghilangkan rasa bosan. Tidak mahir berenang tapi senang kalau di ajak ke pantai.

View all posts by this author →

You might also like

Traveling Indonesia 2 Comments

Lawang Sewu, Sang Icon Semarang Dengan Legenda Cerita Mistisnya

estinasi wisata di Semarang Jawa Tengah sangatlah banyak, dari yang berbau pemandangan, mainan air, pegunungan dan juga gedung yang bersejarah. Banyak kenangan tersendiri untuk saya bisa menikmati kota Semarang. Aku

Yogyakarta 2 Comments

Menikmati Kolam Tersembunyi Pantai Wediombo Gunungkidul

ibur lebaran telah usai, aktivitas rutin kembali di lakukan dan pekerjaan numpuk sudah menanti. Cerita libur lebaran selalu tak sia-sia dengan berwisata bersama dengan teman-teman remaja masjid yang tiap tahun

Traveling Indonesia 0 Comments

Wisata Murah Meriah Hutan Pinus Imogiri

ulan Ramadhan merupakan bulan yang selalu saya tunggu-tunggu. Bulan yang bikin damai karena suasana menjadi berbeda tidak seperti biasanya. Terasa “adem” (dingin di hati) dan agenda di masjid semakin banyak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply