Gowes ke Lava Bantal, Wisata Batu Beku Vulkanik

Lava Bantal


Lensanasrul.com – Diakhir pekan dan menunggu beberapa hari yang akan berganti tahun, dan yang pastinya lokasi liburan yang membludak, saya pun akan menyingkir dari keramaian kota dan tempat wisata yang ngehiits.

Kemarin, Minggu, 27 Des 2015. saya dan 3 teman lari dari keramian kota yogyakarta untuk menikmati alam dengan cara gowes, menuju wilayah timur kota Yogyakarta. Target yang akan di tuju adalah ke Candi Abang, namun sebelumnya saya akan menceritakan tentang saya menikmati Lava Bantal, Wisata batu beku Vulkanik yang tidak jauh dari Candi Abang.

Lokasi :
Dusun Watuadeg, Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinat :
7°48’29.4″S 110°27’33.5″E

Perjalanan cukup panjang sejak pagi hari pukul 05.20 Wib, dari kota yogyakarta, di tempuh kurang lebih 15KM perjalanan melewati jalur jl.berbah-prambanan, untuk detail jalurnya bisa cek Koordinat menggunakan google maps, maka anda akan mendapatkan lokasi tujuan yang akan anda cari.

Lokasinya berdekatan dengan jalan aspal jadi akses sangat mudah, dan saat saya datang di sana, lokasi sedang diperbaiki agar nyaman untuk di gunakan untuk berwisata air sejenak. Karena saya datang cukup pagi sekitar pukul 7an, lokasi masih belum terlalu banyak, kebanyakan mereka para pesepeda pagi.

Lava BantalLava Bantal
[next]

LAVA BANTAL

Lava bantal terbentuk akibat dari erupsi atau lelehan lava (eruptions with relatively low effusion rates) yang bersentuhan langsung dengan air laut. Proses pembekuan yang tiba-tiba akibat kontak langsung dengan air laut menyebabkan bentukan mineralnya tidak terpilah dengan baik. Namun, tubuh lavanya membentuk geometri mirip bantal. Di sinilah masyarakat mengenal sebagai lava bantal (pillow lava).

Proses terbentuknya lava bantal, saat mengalir dan mengalami pendinginan serentak oleh air laut. Selanjutnya, bagian kulitnya langsung membeku dan tertahan tekanan hidrostatis. Karenanya, membentuk batuan beku membulat atau melonjong. Bentuknya bulat lonjong yang disebut lava bantal. Umumnya, berkomposisi basalt yang bersifat asam. Dari ciri-ciri fisiknya, lava bantal terbentuk pada zona pemekaran lantai samudera (sea floor spreading). Ini sebagai bagian kegiatan vulkanik bawah laut. Ciri fisik batuan ini membentuk pola bantal. Berwarna hitam, keras, bertekstur afanitik. Singkapan batuan lava bantal di Kali Muncar berwujud dinding lava hampir tegak. Karena mengalami pengangkatan dan pensesaran yang dicirikan adanya kekar dan cermin sesar sebagai konsekuensi dari aktivitas tektonik yang kuat.

Read :  Candi Kalasan di Antara Rumah Penduduk

Para Pakar Geologi pernah menentukan umur absolut menggunakan metoda radiometrik K/Ar. Batuan ini berumur 81 juta tahun atau terbentuk pada zaman Kapur Akhir. Batuan ini lebih muda dari batuan tertua yang ditemukan di pulau Jawa. Yakni, batuan metamorfik batu sekis mika di Kompleks Melange Luk Ulo yang berumur 117 juta tahun atau terbentuk pada zaman Kapur Awal. (jalanjogja.com)

Inilah hasil dokumentasi yang saya peroleh, menikmati segarnya pagi hari di Lava Bantal, menikmati air yang asik.

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal
[next]

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Lava Bantal

Baca juga cerita selanjutnya ke Candi Abang, yang tidak kalah kerennya lokasi yang saya tuju ini. Selamat berliburan dan bersenang-senang, jangan lupa jaga alam kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *