Candi Plaosan Lor Tercapai Menggunakan Sepeda

Lensa Nasrul – Pagi yang tidak cerah mengawali minggu saya di tanggal 31 Juli 2016 untuk penutupan bersepeda di bulan Juli karena besoknya sudah bulan agustus yang merupakan bulannya semangat kemerdekaan. Di minggu ini agenda seperti biasa memanjakan mata dan kaki dengan hobi yang sedang saya gandrungi yaitu bersepeda. Rute yang saya tuju ke Candi Plaosan dari rumah Kota Yogyakarta.

Candi Plaosan

Menurut wikipedia Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini terletak kira-kira satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan. Adanya kemuncak stupa, arca Buddha, serta candi-candi perwara (pendamping/kecil) yang berbentuk stupa menandakan bahwa candi-candi tersebut adalah candi Buddha. Kompleks ini dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman Kerajaan Medang, atau juga dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno.

Lokasi yang saya tuju ke Candi Plaosan Lor yang menjadi lokasi favorit fotografer landscape. Karena di sini saya juga ingin melihat bagaimana penampilan Candi Plaosan Lor secara langsung.


Dari rumah berjarak kurang lebih 30KM untuk keberangkatan belum termasuk pulangnya di total sekitar 60km, untuk saya sebagai pemula dalam berseped jauh ini merupakan pencapaian yang luar biasa walaupun sebelumnya juga pernah saya bersepeda ke Candi Barong,  dan masih banyak lainnya.

hasil dokumentasi yang saya dapatkan dan teman bersepeda saya hehe karena hanya berdua saja sih tidak ada yang mau di ajak dan inilah beberapa dokumentasinya.

Candi Plaosan

Candi Plaosan

Karena saya tidak masuk di Candinya jadi foto hanya menampilkan dari luar, untuk yang dalam bisa searching di google.

Candi Plaosan

Candi Plaosan

Read :  Video Drone Rekam Keindahan Yogyakarta Dari Langit

Ya begitulah wajah wajah yang penat akan sebuah pekerjaan dan di kasih hari libur buat bersepeda dengan jarak jauh tetap bahagia dan gembira di padukan dengan lelah kecil. Cek artikel dan ceritaku lainnya yang mungkin bermanfaat di blog Lensa Nasrul ini, salam gowes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *