Pantai Kedung Tumpang, Kolam Renang Alami dan Pesona Karangnya

Pantai Kedung Tumpang, Kolam Renang Alami dan Pesona Karangnya

Pantai Kedung Tumpang, tulungagung

Lensanasrul.com – Ini merupakan perjalanan yang saya tempuh menuju Tulungagung untuk mendapatkan pantai yang sedang hits di media sosial. Sebelumnya saya menulis artikel seputar pacitan, tentang Pantai Soge. Di hari yang sama Minggu, 7 Feb 2016, siang hari sekitar pukul 13.00 Wib saya sampai di lokasi Pantai Kedung Tumpang. Lokasi ciamik untuk menaikan trafik instagram kalian.

Pantai Kedung Tumpang

Salah satu destinasi di Tulungagung Jawa Timur Pantai Kedung Tumpang. Berlokasi di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban Tulungagung, Jawa Timur. Untuk sampai lokasinya dari Kota Tulungagung kurang lebih di 1jam perjalanan dengan kondasi jalan yang tidak begitu bagus masih sedikit bergeronjal sampai parkir Pantai Kedung Tumpeng.


Kondisi pantainya masih belum mulus untuk menuju Pantai Kedung Tumpang. Di sini anda tidak akan melihat pasir putih yang membentang, melainkan karang-karang besar yang siap untuk dijadikan lokasi foto keren kalian untuk bermain landscape atauu menambah lokasi di instagram kalian dan juga kolam renang alami yang terbuat dari gugusan air laut.

Kondisi Dari Parkir Kedung Tumpang

Jangan harap sampai di lokasi parkir Pantai Kedung Tumpang, langsung mendapatkan pantainya. Di sini kalin tetap harus berjuang perjalanan untuk sampai lokasi sekitar 3km, milih berjalan atau ojek sepeda motor yang sudah di sedikan oleh para penduduk sana. Dengan kondisi luar biasa kalau habis hujan, Berlumpur dan lumpurnya seperti lem kalau pakai sandal atau sepatu siap siap aja, copot atau bisa putus.

Kalau saya sih, awalnya jalan nyoba lah, masak langsung ojek. Hasilnya luar biasa keringat bercucuran tapi tetap bersyukur karena mendapatkan pemandangan yang luar biasa saat menyusuri jalan yang berjak 3KM.

Sedangkan bagi yang tidak siap, mendingan pakai ojek saja, dengan tarif sejalan Rp.15.00,-. Menurut saya ojeknya juga luarbiasa dan kuat degan kondisi jalan yang tidak beraturan dan berlumpur.

BACA JUGA :  Senja di Bukit Paralayang Parangtritis

Karena badan kita kecil, nyoba nawar 1 motor untuk 2 orang yang bonjeng boleh dengan harga Rp.20.000,-. Lumayan untuk meminimalis budget yang membengkak dan bisa untuk ongkos pulang kembali ke rumah kota Yogyakata.

Inilah Pantai Kedung Tumpang

Nah sudah berjalan kurang lebih 3Km, akhirnya sampai di lokasi, dan lokasinya masih di atas yang katanya ngehits, tapi emang ngehits sih, tidak tau kenapa jalan yang seperti itu ternyata banyak juga pengunjung pantai ini.

Di saat masih di atas tebing, masih di lanjutkan untuk turun ke lokasi pesona karang dengan tambahan kolam buatan alami yang luar biasa.

Weitss… jangan harap turun dengan mulus, tetap harus berusaha, karena di sini ceritanya semua tentang perjuangan, hampir semua perlu pengorbanan dan perjuangan untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Kondisi jalur yang memberikan adernaline baru, coba bayangkan, pertama jalan dari tempat parkir kurang lebih 3 Km, itu baru sampe daerah tebingnya.

Nah dilanjutkan untuk hiking, kurang lebih 500meter dengan kondisi jalan yang licin curam walaupun ada bantuan tali tapi tetap perlu waspada karena cukup banyak yang terpeleset.

Jadi, harap siapkan stamina dan pilihan yang terbaik. Namun untuk saran lebih baik untuk dari parkir sampai lokasi pantai mendingan pakai sepeda motor aja alias ojek.

Yah setelah perjalanan yang cukup panjang di saat matahari berada di atas ubun-ubun kepala akhirnya sampai di lokasi. Nah inilah spot foto yang saya dapatkan, sebenarnya banyak yang saya dokumentasi namun, untuk di blog ini beberapa saja untuk gambar kalian jika ingin datang kesini.

Pantai Kedung TumpangPantai Kedung Tumpang

Pantai Kedung TumpangPantai Kedung Tumpang

Pantai Kedung TumpangPantai Kedung Tumpang

Pantai Kedung TumpangPantai Kedung Tumpang

Pantai Kedung TumpangPantai Kedung Tumpang

Itulah perjalanku di Tulungagung mendapatkan hasil yang memuaskan, Sebenarnya saya ingin berenang namun tidak bisa cara turun sampai lokasi karena batunya kasar, sedangkan di sini sandal saya hilang. Pengalaman baru di panti yang baru dengan sadal yang hilang.

BACA JUGA :  Sensasi Trip & Gowes Goa Selarong

Previous Eloknya Hamparan Pantai Soge dari Jalur Selatan
Next Candi Kalasan di Antara Rumah Penduduk

About author

Bang Nasrul
Bang Nasrul 251 posts

Seorang yang 70% kesibukan di depan komputer dan traveling menjadi salah satu cara menghilangkan rasa bosan. Tidak mahir berenang tapi senang kalau di ajak ke pantai.

View all posts by this author →

You might also like

Traveling Indonesia 0 Comments

Wisata Religi : Explore Gunung Muria & Masjid Menara Kudus

Lensanasrul.com – Hari minggu seperti biasa hari yang luang untuk saya, dan di waktu yang efektif itu saya agendakan untuk jalan-jalan. Menurut lokasi yang akan di datangi adalah Gunung Muria,

Traveling Indonesia 1Comments

Pasar Kebon Empring, Wisata Pedesaan dan Kuliner Tradisional

Untuk saat ini, wisata ala pedesaan memang sedang menjadi banyak incaran para penduduk kota yang lelah akan kemacetan atau keriuhan dari tempat sendiri yang sepertinya terlalu monoton begitu-begitu saja. Banyak

Traveling Indonesia 0 Comments

Candi Sojiwan, Candi Budhis di Antara Candi Hindu

Lensanasrul.com – (6/03/2016) Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merupakan dimana komplek di sini mayoritas adalah Candi bercorak Hindu. Namun tidak disangka di salah satu kampung yang terletak di desa

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply