Singapore

Modal 2 Juta Backpacker ke Singapore 5 Hari

Hari ke Tiga di Singapore

Seperti biasa setiap bangun pagi yang paling awal adalah menuju Masjid Sultan untuk menunaikan ibadah sholat subuh. Untuk kali ini dan pertama kalinya bisa merasakan makan nasi, karena hari ini saya sarapan pagi di Kampong Glam Cafe.

Selama 2 hari perjalanan ini tidak membahas bab kuliner dan hari ketiga ini di sempatkan untuk makan ala-ala makanan singapore karena sebelumnya lebih sering beli di 7-Eleven.

Kampong Glam Cafe berada di 17 Bussorah St, Singapore, yang merupakan satu komplek dengan Masjid Sultan jika kalian menyusuri spot menarik di Masjid Sultan akan menemukan Cafe ini yang cukup strategis.

Kampong Glam Cafe
Kampong Glam Cafe

Penjual makanan di Kampong Glam ini menggunakan bahasa melayu, jadi aman untuk kita yang kesulitan untuk berbahasa inggris sebagai bahasa universal.

Kampong Glam Cafe ini bukan pukul 08.00, sekiranya sebelum sarapan bisa mengexplore di kawasan Masjid Sultan, solanya kalau masih pagi disini masih sepi dan menarik untuk foto-foto. Untuk harganya relatif murah antara 3$ keatas.

Makan Opor Ayam di Kampong Glam Cafe
Makan Opor Ayam di Kampong Glam Cafe

Bola dunia Universal Studio di Sentosa Island Singapore
Bola dunia Universal Studio di Sentosa Island Singapore

Sentosa Island

Setelah dari Kampong Glam Cafe saya melanjutkan menuju Sentosa Island seperti biasa menggunakan transportasi MRT yang lebih cepat menuju Vivo City terlebih dahulu sebagai pintu masuk Sentosa Island apabila menggunakan Sentosa Express.

Sentosa Island menjadi lokasi yang sering dikunjungi karena Setosa Island adalah pulau yang terkenal sebagai tempat berlibur, lokasi yang isinya hanya bersenang-senang, selain itu terdapat Universial Studio yang merupakan taman hiburan paling banyak di cari di Singapore.

Roftop VIvo City dan Pemandangan Sentosa Island
Roftop VIvo City dan Pemandangan Sentosa Island

Rombonganku ada 2 laki-laki yang akan berpisah di Sentosa Island karena mereka akan mengunjungi Universal Studio, sedangkan sisanya akan menikmati Sentosa Island dan akan melanjutkan trip sendiri. Sebelumnya kami menikmati Roftop Vivo Citiy Sebelum menuju Sentosa Island, sekalian menggunggu jam buka Universal Studio.

Read :  18 Persiapanku Sebelum Traveling / Backpacker Ke Singapore
Sentosa Express
Sentosa Express – ©Shutterstock

Untuk menuju Setosa Island bisa menggunakan Sentosa Express, Buss dan Jalan kaki. Apabila menggunakan Senota Express maka harus masuk ke mall Vivo City.

Karena saya memiliki Ez-Link saya tinggal tap saja kartu Ez-Link dengan harga $4, namun anda juga bisa beli di tempat stasiun tersebut apabila tidak memiliki kartu seperti yang saya gunakan. Sentosa Express ini beroprasi dari pukul 07.00 – 24.00, untuk info lebih lanjut bisa baca disini.

Menurut wikipedia Pulau Sentosa dibagi menjadi empat wilayah yang masing-masing menggambarkan zona hiburan yang berbeda-beda.

  1. Imbiah Lookout: kebanyakan diisi oleh tempat-tempat belajar yang ramah untuk anak-anak seperti Discover of Singapore, taman kupu-kupu, dll
  2. Siloso Point: berisi beberapa taman bawah laut
  3. Pantai: kegiatan yang banyak dilakukan disini seperti berjemur serta bermain bersama keluarga di pantai.
  4. Resort World Sentosa: ini adalah lokasi banyak tempat hiburan menyenangkan salah satunya adalah Universal Studio Singapore.

Lokasi pertama saya kunjungi adalah Bola Dunia Universal Studio Singapore. Yang berlokasi di pintu depan Universal Studio. Setidaknya foto dahulu di Bola Duniannya di lain waktu insyallah kembali kesini dan masuk di Universal Studio.

Bola Dunia Universal Stuido Singapore
Bola Dunia Universal Stuido Singapore

2 orang mulai berpisah, dan kami mulai explore di kawasan luar universal studio. Di sentosa island begitu luas kalau di explore sehari juga tidak akan selesai. Namun setidaknya sudah bisa menginjakkan setosa island. Setelah di kawasan Bola dunia Universal Studio saya melanjutkan menuju arah pantai.

Bola dunia Universal Studio menjadi lokasi populer untuk berfoto
Bola dunia Universal Studio menjadi lokasi populer untuk berfoto
Sentosa Merlion
Sentosa Merlion

Istirahat dan menikmati Pantai Palawan
Istirahat dan menikmati Pantai Palawan

Nyantai di Pantai Palawan

Dengan jarak yang lumayan panjang dari Bola dunia Universal Studio sampai di pantai yang di kunjungi akhirnya sampai di lokasi pantai walaupun tidak sesuai yang di tuju, yang sebelumnya ingin menuju ke Pantai Siloso namun hanya mampu sampai Palawan Beach.

Read :  Pertama Kali Di Singapore, Harus Baca Ini Agar Lebih PD

Tak banyak yang saya lakukan di Palawan beach, hanya duduk dan menikmati sambil beristirahat karena cukup lelah. Perjalanan dari bola dunia Universal Studio sampai Palawan beach ternyata jauh.


Pintu masuk Snow City Singapore
Pintu masuk Snow City Singapore – ©Shutterstock

Kedinginan di Snow City

Sekitar pukul 14.00 dari Palawan Beach kami melanjutkan perjalanan menuju Snow City yang jaraknya cukup jauh. Karena Capek kami langsung menggunakan Sentosa Express dari Beach Station sampai di Sentosa Sation. Selanjutnya melanjutkan perjalanan menggunakan MRT sampai kawasan Jurog East.

Dari Stasiun MRT Juwog Fest saya masih jalan menuju snow city kurang lebih sekitar 1 km.

Untuk tiket Snow City saya membeli secara online di situs jalanjalansingapura.com. Jadi sebelum menuju Singapore saya dan 2 teman saya sudah membeli tiket tersebut. Harga yang di dapatkan @Rp.110.000,-, sebenarnya juga ada di traveloka, tokopedia dan lainnya, cari aja informasi promonya.

Untuk informasi seputar Snow City kalian bisa lihat di situs resminya http://www.snowcity.com.sg/

Jam Operasional Snow City Singapore:
Setiap Hari: 10.00 – 18.00 (Last Entry: 17.00)
Hari Libur Nasional Singapore: 10.00 – 19.00 (Last Entry: 18.00)

Snow City adalah wahana bermain Es/salju yang memiliki konsep indoor dengan tempat yang tak begitu besar. Isi ruangannya ialah tempat foto menarik seperti berada di musim dingin, ada prosotan mengunakan ban dan ski. Dengan harga yang saya dapatkan, saya mendapatkan durasi 1 jam. Dengan estimasi itupun saya rasa saya tidak sampai 1 jam sudah tidak kuat dengan dinginnya hehe, -7°C bagiku udah sangat dingin, maklum kulitnya dan suhu badannya sanggupnya baru di musim tropis.

Sangat Kecewa, ketika tidak di bolehkan membawa kamera atau smartphone di dalam ruangan tersebut. Tapi pihak Snow City ada fotografer yang siap mengabadikan momen-momen saat berada di dalam Snow City.

Read :  18 Persiapanku Sebelum Traveling / Backpacker Ke Singapore

Sangat di sayangkan lagi, harga foto yang di jual pihak Snow City sangat mahal $10 apabila ingin mengambil datanya. Padahal kita masuk aja sudah bayar eh ini tambah buat beli foto tersebut. Akhirnya saya tidak membeli foto tersebut, yang membuat saya tak ada kenangan di dalam Snow City.

Kalau mau cari review Snow City singapore, kalian bisa melihat di Google image ataupaun Youtube, sebenarnya banyak, cuma saya aja yang kurang berani untuk nekat curi-curi foto hehe.


Orchard Road Depan Wisma Atria
Depan Wisma Atria bertemu dengan Natalia

Bertemu Teman di Orchard Road

Sebenarnya Orchard Road di malam hari tidak masuk di list tujuan yang akan di explore. Akan tetapi mumpung ada teman yang ingin bertemu di Orchard Road yang habis dari Thailand, akhirnya saya melanjutkan perjalanan ke Orchard Road sebelum pulang ke Hostel.

Orchard Road adalah sebuah jalan di Singapura yang merupakan pusat retail dan hiburan. Jalan ini merupakan tempat yang menarik wisatawan. Di jalan ini begitu ramai dan kalau malam terlihat biasa saja, apa karena sudah lelah jadi males untuk explore.

Akhirnya kami menuju Lucky Plaza Orchard untuk membeli oleh-oleh yang katanya murah meriah dari pada sebelumnya seperti di Chinatown, Bugis Street. Nyatanya benar disini memang lebih murah dari lokasi sebelumnya dan kualitasnya sih ya biasa sih, seperti kalau kalian liburan ke Malioboro beli di emperan. Namun kalau Lucky Plaza ini adalah pertokoan yang lengkap anda tinggal pilih.

Waktu yang mepet dan Lucky Plaza akan tutup jadi cuma bawa oleh-oleh seadanya untuk teman dekat. Selanjutnya kita saling pamit karena sudah makin malam. Kami bertiga melanjutkan pulang ke hostel menggunakan Buss.

Pages ( 4 of 6 ): « Sebelum123 4 56Lanjut »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *