Singapore

Modal 2 Juta Backpacker ke Singapore 5 Hari

Hari Kedua Di Singapore

Di setiap perjalanan selalu di awali dengan sholat Subuh menuju masjid Sultan agung. Saat petugas dan para traveler masih tadur kami sudah beranjak ke Masjid untuk menunaikan ibadah Sholat subuh sekalian lanjut explore yang belum ter contreng list.


Masjid Sultan Singapore
Masjid Sultan Singapore

Masjid Sultan

Untuk pertama kali mencoba menuju ke Masjid Sultan dari Hostel Rucksack Inn dengan jalan kaki. Jarak dari Hostel dan Masjid sultan sekitar 1,7 Km dengan durasi estimasi sekitar 30 menit. Karena berangkatnya pukul 05.00 waktu singapore kami tidak telat untuk menunaikan ibadah sholat subuh.

Masjid Sultan Singapore yang terletak di Kampong Glam bersejarah yang mengesankan, ini adalah titik utama masyarakat Muslim di negeri ini.

Datang di pagi hari adalah waktu yang pas untuk mengexplore lokasi ini karena anda akan mendapatkan foto yang bagus karena masih sepi.

Saat sholat subuh di Masjid Sultan
Saat sholat subuh di Masjid Sultan

Dengan kubah emas yang sangat besar dan tempat shalat yang sangat luas, Masjid Sultan Singapore adalah salah satu yang wajib dikunjungi jika Anda berada di wilayah Kampong Glam yang bersejarah.

Selain itu jika anda berkunjung disini biasanya kalian juga akan bertemu turis dari Indonesia. Serasa kampung ini milik kita sendiri dan selain itu juga mayoritas disini bahasanya menggunakan bahasa melayu.


St. Haji Lane gang penuh dengan mural keren
St. Haji Lane gang penuh dengan mural keren

Jalan-Jalan di Haji Lane

Setelah menikmati kawasan Masjid Sultan kami melanjutkan untuk jalan-jalan di kawasan Haji Lane. Tidak begitu jauh perjalanan Masjid Sultan ke jalan Haju Lane.

Haji Lane merupakan jalan kecil atau bisa di bilang Gang yang kini memiliki suasana yang unik karena begitu banyak mural yang membuat Haji lane selalu di kunjungi.

Lokasi yang begitu fotogenik membuat fotomu akan terlihat keren berada disini. Namun bagiku sendiri lokasi ini biasa saja dan menurutku di Jogja juga banyak. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba sebagai pengalaman pribadi melihat mural para seniman di singapore.

Read :  18 Persiapanku Sebelum Traveling / Backpacker Ke Singapore

Waktu terbaik menuju jalan Haji lane ini pada pagi hari. Saat pagi hari masih belum begitu banyak pengunjung yang datang. Dengan begitu anda akan leluasa menikmati dan memfoto lokasi yang fotogenik ini.

Jalan Haji Lane tidak begitu panjang. Namun di kiri kanan kanan jalan tersebut juga terdapat penjul seperti penjual makanan dan souvenir. Hanya saja saat saya datang di tempat ini masih pada tutup karena kita jalan kesini pagi-pagi.


Bergaya di depan art science musuem
Bergaya di depan artscience musuem

Nongkrong Dekat ArtScience Museum

Teman yang main bareng denganku semuanya pada mengunjungi ArtScience Museum. Hanya saya sendiri yang sepertinya masih belum begitu minat dan masih ingin menikmati wisata outdoor di Singapore.

Akhirnya selama 1 jam temanku berkunjung ke ArtScience Museum sedangkan saya berada di luar mencari spot menarik dan foto-foto sendiri pakai tripod kecil untuk stock kenangan selama di Singapore, Oh iya temanku membeli tiket ArtScience Museum secara online jadi tiket akan di kirim via email. Banyak agensi yang menyediakan tiket online untuk mengunjungi ArtScience Museum tinggal pintar-pintar cari harga termurah.

Karena ArtScience Museum juga berlokasi tak jauh dari Helix Birgde jadi saya memaksimalkan untuk mencari stock foto di kawasan tersebut.


Belanja oleh-oleh dan souvenir di Bugis Street
Belanja oleh-oleh dan souvenir di Bugis Street – ©Shutterstock

Cari Oleh Oleh di Bugis Street

Bugis Street bagaikan pasar Bringharjo kalau di Yogyakarta, jadi disini begitu banyak kios oleh-oleh ataupun tempat makan yang bisa anda coba.

Karena saya disini bareng perempuan pastinya bakalan pada belanja untuk oleh-oleh teman ataupun keluarga, memang Bugis Street wajib di kunjungi. Sedangkan laki-laki untuk datang kesini sebenarnya bingung mau berbuat apa kadang bingung mau cari oleh-oleh hehe.. apalagi bertemu dengan keramaian dan berdesak-desakkan.

Untuk belanja di Singapore sebenarnya sudah sangat jelas karena di tiap barang sudah ada info harganya. Selain itu barang juga bisa di kombinasi namun dengan syarat harga yang di kombinasi sama.

Read :  Pertama Kali Di Singapore, Harus Baca Ini Agar Lebih PD

Untuk harga souvenir di Bugis Street menurut saya standar tidak mahal dan tidak murah karena saya beli souvenir dengan kualitas yang tak jauh beda di Lucky Plaza malah lebih murah

Karena bawa barang bawaan yang cukup banyak, akhirnya kami kembali ke Hostel untuk menyimpan oleh-oleh tersebut agar saat jalan-jalan lagi tidak mempersulit diri sendiri.


Chinatown yang ramai di malam minggu
Chinatown yang ramai di malam minggu

Sore hari saya mulai melanjutkan perjalanan dari Hostel menuju Chinatown. Chinatown adalah sebuah daerah di sebelah selatan Singapura. Daerah ini sesuai namanya adalah kawasan Pecinan di negara tersebut banyak etnis tionghoa. Di antara tempat yang terkenal di daerah Chinatown adalah People’s Park di mana terdapat pusat perbelanjaan dan barang yang ditawarkan harganya sangat murah. Namun saya hanya menikmati pasar yang ada di Pagoda st.

Pernak pernik souvenir yang di jual di pasar di Pagoda st
Pernak pernik souvenir yang di jual di pasar di Pagoda st

Tak disangka Chinatown saat malam minggu kali ini begitu ramai. Bagaimana tidak ramai? karena akan ada perayaan tahun baru imlek yang jatuh pada tanggal 5 februari 2019.

Begitu banyak makanan dan pernak-pernik yang di tawarkan disini. Karena begitu ramai saya pun bingung mau menikmati apa, jadi hanya menikmati kawasan dan keramaiannya saja. Setidaknya sudah tahu bagaimana aktivitas orang-orang di kawasan chinatown.

Ingin mencoba makanan di daerah Chinatown akan tetapi mayoritas di Chinatown makanan tidak halal bisa di pastikan 90% tidak halal. Namun mereka sangat jujur dengan makanan yang di jual apabila tidak halal. Carilah makanan halal yang memiliki cap halal resmi dari singapore.

Negara Singapore sangat taat dengan peraturan, tempat makanan yang memiliki label halal sudah di pastikan sangat halal dan sudah tercantum di hukum Singapore jadi jangan sungkan untuk bertanya, apalagi di kawasan pecinan seperti ini.

Read :  18 Persiapanku Sebelum Traveling / Backpacker Ke Singapore

Karena trip saya kejar-kejaran waktu, maka dari itu saya segera menyelesaikan untuk menikmati kawasan Chinatown. Untung saja di daerah Chinatown terdapat masjid kami pun bisa menunaikan ibadah sholat sekalian menja’ma, Masjid yang saya maksud adalah Masjid Jamae (Chulia)

Pertunjukkan Spectra - A Light and Water Show
Pertunjukkan Spectra – A Light and Water Show

Menonton Spectra – A Light and Water Show

Hari kedua akhirnya bisa menikmati pertunjukkan air mancur dan lampu yang berada di kawasan Marina Bay Sands Singapore, setelah sebelumnya lari-lari dari Garden Rhapsody namun tak sesuai ekspektasi.

Jika berkunjung ke Singapore pertama kali jangan sampai ketinggalan pertunjukkan ini. pertunjukkan ini berlangsung pada Hari (Minggu hingga Kamis – 20.00 dan 21.00) dan (Jumat & Sabtu – 20.00, 21.00, dan 22.00).

Kalau datang ke pertunjukkan ini jangan mepet waktunya. Di karenakan begitu banyak wisatawan yang ingin melihat pertunjukkan Specta dan anda harus cari lokasi yang strategis agar bisa bisa melihat dengan penempatan lokasi yang baik.

Saya mendapatkan pertunjukkan pukul 21.00. Mendapatkan posisi paling tengah. Pertunjukkan Spectra – A Light and Water Show berdurasi kurang lebih 15 menit.

Pertunjukkan ini sebenarnya tak jauh berbeda dari pertunjukkan Garden Raphsody, namun untuk untuk Spectra – A Light and Water Show adalah pertunjukkan air mancur dialuni musik dan merupakan teknologinya tercanggih se Asia Tenggara.

Pages ( 3 of 6 ): « Sebelum12 3 456Lanjut »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *