Wisata Keluarga Embung Potorono

Embung Potorono, Wahana Rekreasi Alternatif Bersama Keluarga

Di negara kita yaitu Indonesia, embung adalah seperti kolam namun cukup besar guna menampung suplai air hujan ataupun dari sungai bisa juga danau, hehe sebenarnya sih untuk artinya embung semua sama. Nah di negara kita juga embung selain memiliki manfaat tersebut juga sebagai wahana rekreasi alternatif yang nyaman untuk di kunjungi. Di Yogyakarta sendiri terdapat beberapa embung yang nyaman untuk berekreasi, seperti embung nglanggeran, embung tambakboyo, Embung Batara Sriten, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk embung yang tak terlalu jauh dari pusat kota yogyakarta dan berada di timur kota yogyakarta adalah Embung potorono. Nah, embung potorono ini begitu asik untuk rekreasi alternatif bersama keluarga, selain tidak jauh juga ada yang menarik. Embung Potorono berlokasi di Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul, DI. Yogyakarta. Kalau dari pasar kotagede tinggal lurus terus ke timur melewati jalan ring road.

Tempatnya sih tidak terlalu besar, tapi saya yakin saat buah hati anda di ajak kesini pastinya akan betah dan tidak mau pulang, karena di embung ini terdapat begitu banyak ikan yang siap menemani liburan anda menyenangkan.

Untuk waktu terbaik datang ke Embung Potorono adalah di waktu pagi hari dan sore hari. Biasanya kalau pagi hari juga banyak yang bersepeda kesini sedangkan kalau sore hari para ibu-ibu muda mengajak anak-anaknya untuk datang kesini menikmati suasana santai dan bermain ikan tersebut. Saya tidak menyarankan menikmati Embung Potorono saat siang hari, karena cukup panas kalau bermain di kawasan tersebut. Namun kalau anda ingin mencoba silahkan, sah sah saja.

Ikan di embung potorono besar besar

Ikan di embung potorono besar besar

Buat kamu mancing mania jangan mancing di embung ini, bisa bisa anda di kejar sekampung hehe… oh iya kenapa di embung potorono ikannya besar-besar. Ternyata di lokasi embung potorono ada yang jual pakan ikan. Anak-anak akan senang memberi makan ikan ini karena anak-anak akan senang melihat ikan berebutan untuk memakan pakan itu.

Saat pengunjung memberi pakan untuk ikan

Saat pengunjung memberi pakan untuk ikan

Selain memberi pakan untuk ikan, di embung potorono juga ada bendi (kendaraan tradisional penarik kuda), kalau tidak salah hanya bayar 10 rb sudah bisa berkeliling di kawasan embung potorono untuk sekeluarga atau 3 orang (ayah ibu dan anak) tergantung berat mungkin ya hehe…¬† Selain bendi juga ada kapal kecil modifikasi kampung setempat yang bisa menikmati embung potorono menggunakan kapal tersebut. Kalau untuk kapal katanya sih harganya Rp.5 rb juga sudah berkeliling, untuk detailnya bisa langsung menuju lokasi karena saya tidak mencoba wahana tersebut.

Menikmati embung potorono menggunakan kapal

Menikmati embung potorono menggunakan kapal

Sedangkan saya disini hanyalah menikmati senja di sebuah warung yang cukup santai, sembari melihat keceriaan dari anak-anak yang sedang bermain. Di saat hari minggu, disini bisa dibilang cukup ramai. Beberapa panitia yang selalu menjaga Embung Potorono agar terawat menyempatkan waktu untuk berkeliling sembari membawa kotak infaq seikhlasnya untuk keperluan Embung Potorono agar terus terawat.

Suasana sore hari di embung potorono

Suasana sore hari di embung potorono

Ada gazebo sebagai tempat berteduh dan foto selfi

Ada gazebo sebagai tempat berteduh dan foto selfi

Sore sudah mulai berganti menjadi malam, para pengunjung juga sudah mulai undur diri dari Embung Potorono. Saya juga mulai mengundurkan diri dikarenakan adzan maghrib sudah berkumandang. Tujuan selanjutnya adalah menuju masjid dan kembali ke kamar tidur.

Read :  Liburan Pantai Sarangan Bareng Risma Al-Amin 2018 (part 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *