Jembatan Desa Selopamioro Yogyakarta

Beginilah Asiknya Desa Selopamioro Musim Kemarau

[dropcaps]H[/dropcaps]ari minggu, 17 September 2017 menjadi hari untuk belajar bareng dengan tim produksi foto dan Videografi sekaligus merayakan 1 tahun bermain dan berkarya bersama. Walaupun 1 tahun baru bertemu kita sudah seperti keluarga yang mengerti kekurangan dan kelebihan masing-masing.

[blockquote author=””]Tim Produksi Kami adalah Lensakubus Production[/blockquote]

Dalam cerita 1 tahun bermain dan berkarya bareng, tujuan atau tempat yang akan disambangi adalah Desa wisata Selopamiro, yang memiliki icon jembatan gantungnya yang membentang cukup panjang dan memiliki khas untuk mencari foto-foto yang “apik”.

Teringat, tahun 2015 saya sempat datang ke Desa Selopamiro menggunakan sepeda. Rasa lelah yang luarbiasa saya rasakan dan menjadi pengalaman seru yang sangat berarti.

Dan kali ini kembali datang ke desa wisata selopamioro dengan suasana beda yaitu saat musim kemarau. Oh iya desa Selopamiro terletak di sebalah selatan kota Yogyakarta atau bawah dari Puncak mangunan, apabila dari puncak mangunan akan melihat sungai maka itulah desa Selopamioro.

Rutenya tak jauh beda menuju Kebun buah mangunan hanya saja nanti belok melewati jalan siluk – panggang bertemu dengan SD belok kiri, untuk detailnya lihat google maps poin saya berikan di jembatan selopamioro.

Disini saya belajar untuk menerbangkan drone untuk kebutuhan fotografi dan videografi, bisalah lihat foto-foto belajarku di IG @lensanasrul atau yang eksis wajah-wajah saya di @nasruligers.

Suasana musim kemarau di Desa Selopamiro tidak begitu mengecewakan, walaupun beberapa pohon yang menguning tapi tetap bisa dimanfaatkan untuk background foto. Suasana desa yang asri dan para petani yang sedang bekerja untuk menanam dan memberi pupuk menjadikan saya lupa dengan suasana kota Yogyakarta yang “ruwet”.

Walaupun tak menghijau tetap bisa untuk dijadikan background, apalagi kalau lensanya fix, bisa lebih kece

Sejak pagi sampai sore hari tak terasa jika sudah menikmati suasana desa Selopamioro dan jembatan terbaiknya. Walaupun sudah berada di kawasan jembatan kamu harus mencoba mengexplore dikawasan desa tersebut karena anda bakalan mendapatkan lokasi-lokasi yang menarik.

sisi lain dari jembatan selopamioro

sisi lain dari jembatan selopamioro

[row][double_paragraph] [/double_paragraph][double_paragraph]  [/double_paragraph] [/row]

Read :  Pantai Ngandong Gunungkidul Si Pasir Putih

Berkat musim kemaru, sungai oyo jadi bersih dan cocok untuk berenang. Nah inilah salah satu keasikan desa Selopamioro di saat musim kemarau, bisa menikmati Sungai oyo untuk berenang. Airnya cukup bersih kalau menurut saya, terasa nostalgia mandi di sungai. Walaupun tidak bawa baju ganti, tetap nekat karena hasrat sudah tak bisa terbendung.

Sudah tidak tahan, akhirnya bermain air di sungai opak

Sudah tidak tahan, akhirnya bermain air di sungai oyo

Liburan asik akhir pekan memang seperti ini yang santai, menikmati sambil berkarya. Pokoknya kamu harus mencoba, biar liburan terasa seru dan jangan ada jaim diantara kita hehe…

Selanjutnya bakalan kemana lagi guys, sudah tidak sabar akan keseruan-keseruan yang terjadi berikutnya. Oh iya di sekitar sini masih banyak spot wisata keren lainnya seperti puncak becici, hutan pinus pengger dan lainnya.

4 thoughts on “Beginilah Asiknya Desa Selopamioro Musim Kemarau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *