Kini Malioboro Bersahabat Dengan Perjalan Kaki & Pesepeda

Kini Malioboro Bersahabat Dengan Perjalan Kaki & Pesepeda

malioboro yogyakarta 2016
Suasana sore hari Malioboro Yogyakarta

Lensanasrul.comMalioboro kini telah di tata lebih nyaman, yang dulu banyaknya di sebelah timur ruangan pejalan kaki, tapi di gunakan untuk para tukang parkir. Sejak tanggal 4 April 2016, di mulailah perbaikan untuk Malioboro yogyakarta yang lebih “apik” dan bersahabat untuk para pejalan kaki dan Pesepeda.

Kemarin (14/42016) setelah pulang kerja, edisi masih belum capek saya sempatkan untuk Gowes (Nyepeda). Transist di Graha UGM, Tugu Jogja, dan yang terakhir di Malioboro sisih utara. Jogja memang berbeda jika di sore hari sedikit semrawut karena waktu di mana para pekerja berat pulang kerja dengan cara tergesa-gesa.

Sampai di Malioboro, suasana terasa berbeda yang dulu sangat-sangat semrawut kini di sebelah kiri/timur jalur Malioboro ini terasa nyaman untuk di pandang. Pejalan kaki mulai nyaman tanpa ada hambatan, berbedakan dengan enaknya bau-bau masakan ala lesehan Malioboro dan yang asik ada parkir Sepeda, yang membuat saya betah untuk duduk di kawasan Malioboro dan melihat para pejalan kaki berjalan dari selatan ke utara dan utara ke selatan.

Sedangkan untuk parkir sepeda motor, kini berpindah di sebelah utara di Taman Parkir Abu Bakar Ali yang merupakan parkir portable yang berlantai 3. 

Semoga selanjutnya bakalan ada pohon di antara pinggiran jalan Malioboro agar para pejalan kaki lebih nyaman dan tidak kepanasan, utamakan penghijaun.

Mau tau lebih banyak bagaimana Malioboro? datang saja ke sini.

BACA JUGA :  HARI BUMI : Tanam Pohon Daripada Tanam Beton
Previous Pantai Watulawang Gunungkidul, Bagaikan Surga Dunia
Next Ternyata Jalur Imogri Ke Mangunan Menanjak Sekali

About author

Bang Nasrul
Bang Nasrul 236 posts

Seorang yang 70% kesibukan di depan komputer dan traveling menjadi salah satu cara menghilangkan rasa bosan. Tidak mahir berenang tapi senang kalau di ajak ke pantai.

View all posts by this author →

You might also like

Candi Plaosan Lor Tercapai Menggunakan Sepeda

Lensa Nasrul – Pagi yang tidak cerah mengawali minggu saya di tanggal 31 Juli 2016 untuk penutupan bersepeda di bulan Juli karena besoknya sudah bulan agustus yang merupakan bulannya semangat

Ritual Gerhana Matahari, Bersepeda Sampai Pantai Parangtritis

Lensanasrul.com – (9/03/2016) Sekarang berwisata sudah menjadi hal yang biasa, tidak seperti jaman dulu di saat berwisata itu sangat susah. Yap, karena sekarang beli sepeda motor itu sangat mudah dengan

Tim Dok : Candi Borobudur & Gereja Ayam Terlampui Dengan Bersepeda

alam minggu ini terasa syahdu, hujan deras membasai tembok rumah yang begitu nyaman. Kegelisahan terasa karena minggu pagi bakalan ada acara Golawe #1 jika hujan tak reda, acara bakalan tak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply